Sebulan yang lalu, disini saya menuliskan dua tantangan untuk diri sendiri. Menulis foto bercerita dan jalan kaki kalau kuliah pagi hari.
Dan saya berhasil. Tiap pagi kalau masuk pukul 7.30, saya berjalan. Kadang kalau agak siang pun saya memilih jalan. Intinya saya menuntaskan jalan itu.
Dan untuk foto bercerita, saya menulis 8 #fotobercerita. Itu artinya saya juga berhasil, menulis minimal 5 fotobercerita. Meski saya juga merasa kualitas tulisan saya belum ada apa-apanya, tapi setidaknya saya sudah berhasil menulis. Nah, ini link foto bercerita. Saya terbuka untuk kripik dan saran. :)
Saya tidak memikirkan hadiah untuk saya saat membuat March Challenge, tapi besok mugkin saya akan membeli es krim. Sudah ya, saya lagi berpikir April ini mau ngapain.
#FotoBercerita adalah salah satu cara saya belajar menulis, saya akan mengeluarkan apa yang saya pikirkan ketika melihat sebuah foto. Selamat menikmati! Saya terbuka untuk kritik dan saran :) Silakan berkomentar.
![]() |
| the photo from TheBigPicture |
Tanpa sepengetahuan Mom, aku menggeret satu persatu koperku ke halaman belakang. Sesuai acara tv yang kutonton, seorang pemuda tampan akan datang dan membawaku pergi dengan kereta kudanya. Maka kududuki koper-koperku sambil membuka Elle terbaru, foto-foto model dengan rancangan Armani untuk Spring/Summer memenuhi halaman-halaman awal. Dahiku berkerut memandangi harga-harga sundress yang tak masuk akal. Aku bisa membeli rumah barbie dan setumpuk komik dengan uang seharga sundress kuning dengan bunga-bunga kecil berwarna putih ini misalnya.
Matahari mulai turun, rona-rona jingga mulai mewarnai langit yang semula biru. Aku makin gelisah, mengapa pemuda tampan dengan kereta kuda belum juga datang ? Dari dalam suara Elmo terdengar, rasanya aku ingin loncat dan duduk di depan tv sambil menegak susu hangat.
"Isaura, kau tak ingin nonton Sesame Street ?" suara Mom terdengar. Aku menoleh dan mendapati Mom berdiri di depan pintu dengan segelas susu. Dan aku berlari ke dalam, duduk di sofa sambil memegang gelas susu.
"Kau mau kabur, hah?" ujar Mom sambil membawa masuk koper-koperku.
"Rencananya, tapi tidak ada pangeran yang datang."
"Pangeran?"
"Film yang Audrey bawa kemarin begitu. Jemima dimarahi oleh Ibunya, ia menunggu Jack di depan rumah dan Jack datang dengan kereta kuda," jelasku.
"Itu hanya film, sayang. Jangan lakukan lagi ya! Dan kau belum cukup umur untuk memakai make up dan sepatu setinggi ini," ujar Mom sebelum mengecup pipiku dan membawa sepatu Audrey ke kamar.
Baiklah, aku selalu saja salah.
![]() | |||
| the picutre from Pinterest ( disini ) |
#FotoBercerita adalah salah satu cara saya belajar menulis, saya akan mengeluarkan apa yang saya pikirkan ketika melihat sebuah foto. Selamat menikmati! Saya terbuka untuk kritik dan saran :)
Setelah Desember saya gagal menulis puisi tiap hari, dan saya tidak bisa menyalahkan kuliah yang begitu menyibukkan kala itu. Saya berniat membuat Challenges untuk Maret. Dan dalam kasus ini tidak ada reward and punishment.
- Membuat tulisan dari foto ( foto bercerita), minimal 5
- Jalan kaki kalau kuliah pagi ( jalan pintas kampus sudah dibuka kembali)
Mei's Challenges (MC) kali ini saya tidak mau banyak-banyak. Kemarin saya sudah membuat challenges terlalu banyak. MC kali ini adalah
- Tidak membuka twitter pribadi. Ya, jadi mulai tanggal 1 kemarin saya menutup akun @ossyfirstan sampai 31 Mei 2014.
- Draft tulisan saya selesai.
- Makan mie hanya seminggu sekali
Ya, 3 saja. Tapi poin ke-2 adalah yang tersulit. Doakan saya tidak gagal lagi *)
Sudah Mei. Bagaimana April's Challenges saya?
Baiklah, saya pikir saya bisa menuntaskannya. Saya yakin itu, setidaknya sampai tanggal 26 April ketika saya masih sehat-sehat saja.
Berdasarkan perkiraan saya sampai tanggal 26, hal yang berpotensi saya langgar adalah bahwa saya baru berpuasa satu kali ( rencana di AC 3 kali). Saya tidak bisa berpuasa di tanggal 20an karena biasalah perempuan. Dan Selasa sebelum pemilu itu saya masih menghidupkan lampu sampai malam karena menempeli dinding dengan majalah, jadi saya sudah melanggar 2.
Review buku atau film yang saya tonton, saya pikir saya bisa mengerjakannya. Sudah 2 review yang saya posting di blog. Kebetulan Opioci habis update novel dan saya saat itu merasa bisa mereview yang lainnya. Dan menulis short story, saya sudah menulis setidaknya 2 sudah jadi dan 1 masih setengah. Semua berjalan lancar,saya patuh dengan itu semua.
Tapi, Sabtu setelah pulang dari observasi mendadak saya demam. Saya tidur dan berharap baik-baik saja saat bangun. Tapi tidak,badan saya masih panas ketika itu. Saya terpaksa minum obat. Dan tentu saja minum susu. Sabtu-Minggu saya demam. Bergulat di tempat tidur dan tidak memikirkan tugas yang untungnya deadlinenya tidak minggu kemarin. Senin-Rabu-nya saya masih lemas,agak demam dan ternyata saya sakit tenggorokan. Praktis saya tidak memikirkan review novel - meski saya membaca 6-8 novel seminggu yang lalu- dan saya tidak menulis cerita pendek apapun.
Saya melanggar Sabtu tanpa susu demi badan saya, dan tidak peduli dengan kamar rapi di hari Minggu karena demam itu sudah menyiksa.dan dari tanggal 26 - sekarang saya baru sekali ngopi,demi tenggorokan!
Jadi apa yang berhasil dan tidak saya langgar?
-Saya berhasil makan mie hanya di tanggal kelipatan 9
-Saya berhasil berbagi di tanggal 2
-Saya berhasil tidak meminum kopi di hari Senin
-Saya berhasil tidak makan gorengan hari Rabu. (saya makan telur rebus tiap Rabu)
- Kamis saya berhasil tidak membuka sosial media kecuali membuka akun Opioci
-Jumat saya bisa konsisten menulis racauan di blog
Lalu apa yang tidak berhasil saya lakukan?
- Saya hanya berpuasa 1 kali di bulan April
-Saya menghidupkan lampu di hari Selasa tanggal 8 karena saya menempeli kamar dengan majalah
-Saya minum susu di Sabtu terakhir di bulan April
-Saya hanya menulis 2 review
-Saya hanya menulis 3 cerita dari 4 yang dijadwalkan.
Baiklah, berarti saya tidak mendapatkan reward yang saya janjikan. Tidak masalah. Mengerjakan AC saja sudah menyenangkan *). Dan kadang,sedemikian rupa rencana itu kita buat, ada Tuhan yang bisa dengan mudah merubah rencana kita
Baik, saya memiliki ide untuk memberi tantangan untuk diri saya. Sedikit mengeluarkan diri dari zona aman,nyaman dan tentram . Agar saya lebih disiplin dan bisa menaati peraturan yang saya buat sendiri. Well, menaati peraturan diri sendiri untuk hal-hal kecil saya rasa adalah hal yang cukup sulit.
Mengacu pada teori modifikasi perilaku semester lalu, maka saya akan memberi reward untuk diri saya sendiri. Tidak banyak tapi tidak sedikit juga. Bulan ini, saya boleh menarik 50.000 di ATM saya untuk membeli apa yang saya inginkan, bukan saya butuhkan. Diluar Rancangan Anggaran Biaya Bulanan. Misalnya, membeli kain. Saya bingung dengan punishment apa yang akan saya beri, tapi tidak mendapat 50.000 itu saya anggap sebuah hukuman atau penarikan penguatan.
Maka, April's Challenges adalah tantangan dari saya untuk saya oleh saya. Jika saya sukses melakukan 9 dari 12 , maka saya mendapat reward itu.










