Terlalu banyak distraksi, keterlaluan.
(tidak penting untuk dibaca, tulisan ini akan ngalor ngidul entah ke mana)
Ada sederet to do list yang harus saya kerjakan, dan sepulang kuliah pukul 10 tadi, belum ada yang saya kerjakan selain mencuci baju,makan, dan tidur siang. Ada hal yang tidak beres dalam diri saya, saya merasa begitu. Mungkin sudah hampir sebulan hal ini terjadi, ketika membuat diri fokus adalah hal yang teramat sulit, tetapi ketika saya fokus, banyak hal yang membuat terpaksa menghentikannya seperti saya harus berangkat kuliah atau saya merasa terlalu dini hari dan saya belum tidur hingga terpaksa tidur.
Saya tidak tahu mengapa saya memilih lari di blog. Dulu, ketika serangkaian tugas datang dan saya pusing, saya berlari ke blog untuk meracau hingga puas lalu mengerjakan hingga tuntas. Saya sadar, kadang distraksi itu sebab saya sendiri, ada begitu banyak hal yang saya pikirkan hingga saya bisa satu jam lebih duduk, dan berbicara dengan diri sendiri, menganalisa hal-hal yang kadang penting kadang tidak, membuat percakapan dan mendebatnya sendiri. Seperti orang gila. Dulu, hal-hal itu saya tulis di blog, tetapi sekarang, saya lebih suka sebatas memikirkannya. Kadang saya merasa pikiran saya beberapa mungkin terlalu ... ya, begitulah. Saya takut hal-hal yang saya tulis memberi dampak buruk. Ya, intinya saya kembali ke blog untuk mengucurkan semua yang ada di kepala agar to do list saya hari ini, dicoret semua.
Saya nggak tahu,









