Januari baru saja dimulai, tetapi kusudah mendapatkan dua kabar buruk. Rasanya mau menangis sambil tertawa, tetapi karena tak bisa berakhir diam saja. Masalahnya, menuju penghujung Desember, otakku mulai kacau dan kecemasanku meningkat. Dan kabar-kabar buruk yang datang semakin mengacau.
Januari baru saja dimulai, apakah 2018 akan jadi tahun menyenangkan?
Januari
Februari
Maret
April
![]() |
| Cover awal 45 months waktu gue publish di Wattpad dan Storial |
Mei
| salah satu foto menu sahur gue |
Juni
| kapal yang ramai akibat mudik lebaran |
Juli
| Di kompleks candi Muaro Jambi. |
Agustus
September
Oktober
November
![]() |
| Kapal yang gue naiki |
Desember
Saya takut.
Saya takut nggak bisa lulus tepat waktu. Awalnya, saya optimis, tetapi memudar ketika sebuah peraturan berganti. Ketika dulu saya sudah tenang karena salah satu syarat lulus sudah terpenuhi tercapai, tetapi karena aturan baru, apa yang sudah saya penuhi terlihat sia-sia.
Saya takut tidak bisa lulus 4 semester karena saya nggak mau memberatkan orangtua dengan UKT yang tidak sedikit. Lebih lagi, saya sudah tidak betah tinggal di kota tempat saya kuliah. Tidak salah kotanya seperti yang saya katakan dulu, salah saya yang pembosan.
Ada hal lain yang saya takutkan jika saya tak segera lulus. Saya takut saya makin cemas, saya takut kecemasan menguasai saya dan saya takut kecemasan itu yang membunuh saya nantinya. Saya ingin segera lulus, dan yang bisa saya lakukan hanya berusaha dan berdoa. Juga menekan segala kecemasan.









